Dialog Antara Siang dan Malam

Share on Tumblr
Malam : Sudikah engkau bersama aku?

Siang : Memang telah lama aku ingin bersama mu namun aku malu menyatakan itu”.

Malam : Kenapa engkau menyukai aku?


Siang : Sebab kamu indah. Tenang. Anggun dan jelita. Punya bulan. Punya Bintang. Punya pungguk yang mententeramkan jagat raya dan .Aku tak seindah mu. Hanya punya mentari untuk menerangi bumi untuk manusia!

Malam : Tapi aku tetap suka kamu dan ingin bersama mu merasakan keperitanmu menahan mentari semata untuk memberi menfaat pada manusia

Siang : Darjat kita tidak sama dan berbeza dan aku takut kamu tidak sanggup menghadapi kepanasan kehidupanku yang sentiasa menahan airmata demi manusia dan aku tidak mahu terluka di pertengahan jalan

Malam : Tidak! Aku bertekad untuk bersama mu, dan ingin menyusuri jalanmu mendapat redhaNya!

Siang : Sanggupkah kamu kehilangan bulan kehilangan bintang dan kehilangan pungguk yang mewarnakan keindahan mu?

Siang : Sanggupkah?

Suasana kembali sepi … sesepi sebelumnya….

Source: Link
Dialog Antara Siang dan Malam

5 Komen:

Tanpa Nama berkata...

kesian si siang... bagus cerita ni

muharrikdaie berkata...

Mahu dengar ceritanya ... hubungilah penulis asal sajak ini. Terdapat cerita sedih disebalik sajak ini ....
http://muharrikdaie.wordpress.com/2009/04/26/dialog-siang-dan-malam/

Obat Herbal Stroke berkata...

sangat inspiratif...

michelle berkata...

best ! phy , mna smbongan ny ???

ain qetchune berkata...

romentik nyer dialog ni......

Selepas Baca, Sila Komen

Artikel Terkini

Disclaimer: Blog ini ibarat 'scrap book' saya. Di sini saya kumpul artikel yang saya gemari di akhbar, majalah dan internet berkaitan CINTA. Artikel-artikel ini bukan ditulis oleh saya tetapi sekadar koleksi peribadi dan diharapkan dapat memberi manfaat kepada semua yang membaca.